pengaruh Budaya Asing Terhadap Remaja Indonesia

Sadarkah kita bahwa Indonesia sedang di jajah oleh Bangsa Asing dan dikuasai secara halus?? Apalagi sasaran utamanya adalah Remaja Indonesia, yang nanti menjadi penerus bangsa di masa depan. Apa yang akan terjadi dengan Indonesia nantinya?? Pertama-tama perlu saya jelaskan bahwa masih banyak di antara masyarakat awam kita yang mengartikan “kebudayaan” sebagai “kesenian”, meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kesenian hanyalah sebagian dari kebudayaan. Hal ini tentulah karena kesenian memiliki bobot besar dalam kebudayaan, kesenian syarat dengan kandungan nilai-nilai budaya, bahkan menjadi wujud dan ekspresi yang menonjol dari nilai-nilai budaya. Di tengah maraknya arus globalisasi yang masuk ke Indonesia ini, melalui cara-cara tertentu membuat dampak positif dan dampak negatifnya sendiri bagi Bangsa Indonesia terutama bagi kalangan remaja Indonesia di bidang kebudayaan. Karena semakin terkikisnya nilai – nilai budaya kita oleh pengaruh budaya asing yang masuk ke negara kita dan sudah menghilang sedikit demi sedikit. Seiring berkembangnya zaman, menimbulkan perubahan pola hidup masyakat yang lebih modern. Akibatnya, masyarakat lebih memilih kebudayaan baru yang mungkin dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal. Budaya asing masuk ke Indonesia membawa berbagai macam pengaruh, yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Salah satu contoh yang dapat dilihat dari sisi negatif kebudayaan asing yang datang ke Indonesia adalah gaya hidup orang asing, mulai dari cara berpakaian kurang sopan yang seharusnya tidak digunakan sampai dengan cara bergaul mereka. Dulunya dalam budaya kita sangatlah mementingkan tata cara berpakaian yang sopan dan tertutup. Akan tetapi akibat masuknya budaya luar mengakibatkan budaya tersebut berubah. Sekarang berpakaian yang membuka aurat serasa sudah menjadi kebiasaan yang sudah melekat erat didalam masyarakat kita. Sehingga melupakan pakaian yang seharusnya dipakai oleh bangsa Indonesia. Masih banyak lagi sisi negatif yang dimiliki yaitu, cara bergaul mereka yang terlalu bebas yang di adopsi remaja kita menyebabkan banyak sekali penyimpangan norma di Indonesia. Contoh lainnya jenis-jenis makanan yang kita konsumsi juga mulai terpengaruh budaya luar. Masyarakat sekarang lebih memilih makanan-makanan yang berasal dari luar seperti KFC, steak, burger, dan lain-lain. Selain budaya barat, kini yang sedang hangat-hangatnya dan populer dikalangan masyarakat adalah budaya cara berpakaian, bergaul, style, gaya rambut, musik bahkan Industri musik di Indonesiapun juga ikut terpengaruhi dengan adanya boyband yang mendadak muncul. Para remaja mulai meniru gaya ala idola mereka, bahkan tidak sedikit dari mereka yang justru tertarik dengan budaya yang berasal dari Korea ini. Inilah yang menimbulkan kekhawatiran, begitu mudahnya masyarakat Indonesia menerima budaya Asing yang justru bisa menggeser kebudayaan asli Indonesia selain itu penampilan orang asing yang berambut pirang, bola matanya dengan warna yang tidak biasa bagi orang Indonesia, postur tinggi, hal tersebut sebenarnya gen yang dimiliki oleh orang asing dan orang Indonesia berbeda, orang Indonesia menganggap itu semua sebagai suatu keindahan dan orang Indonesia meniru itu semua. Hal tersebut juga tidak baik karena akan membuat kita tidak bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan pada kita. Selain dilihat dari sisi negatif, namun ada pula contoh yang dilihat dari sisi positif, yaitu teknologi yang dimiliki orang asing lebih maju daripada orang Indonesia. Mereka memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih maju dari bangsa Indonesia. Dengan adanya orang asing di Indonesia kita bisa mendapatkan informasi tentang teknologi dan kita bisa belajar lebih jauh, walaupun orang Indonesia memang masih tertinggal jauh dalam teknologi. Jadi dengan datangnya orang asing ke Indonesia mempunyai dampak negatif dan dampak positif. Oleh karena itu kita khususnya remaja harus bisa memilih budaya yang seperti apa yang seharusnya kita contoh dan budaya yang bagaimana yang memang harus di tinggalkan. Perubahan dirasakan oleh hampir semua manusia dalam masyarakat. Perubahan itu dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan, seperti peralatan dan perlengkapan hidup, mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, serta religi/keyakinan. Salah satunya juga karena kurangnya kesadaran bagi masyarakat remaja terhadap budayanya sendiri, Minimnya komunikasi budaya, kurangnya pembelajaran budaya, akibat daerah jajahan,dibawa oleh kaum pendatang dan komunikasi, kunjungan ke luar negeri, dan pengaruh media cetak . Kita sebagai seorang remaja yang aktif dan kreatif tentunya tidak ingin kebudayaan kita menjadi pudar bahkan lenyap karena pengaruh dari budaya-budaya luar. Remaja memiliki kedudukan dan peranan penting dalam pelestarian seni dan budaya daerah. Hal ini didasari oleh asumsi bahwa remaja merupakan anak bangsa yang menjadi penerus kelangsungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia. Sebagai intelektual muda yang kelak menjadi pemimpin-pemimpin bangsa, mereka harus bersemayam suatu kesadaran kultural sehingga keberlanjutan negara bangsa Indonesia dapat dipertahankan. Selain itu siswa juga bisa memanfaatkan fasilitas internet seperti Facebook, Twitter, My space atau Blog untuk mengenalkan budaya kita kepada dunia luar. Berdasarkan pernyataan diatas Bahwa Perubahan Dinamis dan arus Globalisasi yang tinggi menyebabkan masyarakat kita sebagai bangsa indonesia yang memiliki banyak dan beragam kebudayaan kurang memiliki kesadaran akan pentingnya peranan budaya lokal kita ini dalam memperkokoh ketahanan Budaya Bangsa. Padahal sesungguhnya Budaya Lokal yang kita miliki ini dapat menjadikan kita lebih bernilai dibandingkan bangsa lain karena betapa berharganya nilai – nilai budaya lokal yang ada di negara ini. Untuk itu seharusnya kita bisa lebih tanggap dan peduli lagi terhadap semua kebudayaan yang ada di indonesia ini, agar budaya kita tetap terjaga dan tidak diambil oleh bangsa lain. Oleh sebab itu, kita sebagai generasi muda yang merupakan pewaris budaya bangsa hendaknya memelihara seni budaya kita demi masa depan. Salah satunya untuk meningkatkan ketahanan budaya bangsa, maka Pembangunan Nasional perlu bertitik-tolak dari upaya-upaya pengem­bangan kesenian yang mampu melahirkan nilai tambah kultural. Pakem-pakem seni (lokal dan nasional) perlu tetap dijalankan, karena berakar dalam budaya masyarakat. Melalui sentuhan nilai-nilai dan nafas baru, akan mengundang apresiasi dan menumbuhkan sikap posesif terhadap pembaharuan dan pengayaan karya-karya seni. Di sinilah awal dari kesenian menjadi kekayaan budaya dan modal sosial kultural masyarakat.p

kata kata Motivasi Belajar

Gambar DP BBM Semangat Belajar Motivasi Sukses 7.pngBelajar merupakan salah satu hal yang dapat menambah wawasan kita. Namun terkadang kita merasa bosan dan malas untuk mempelajari suatu hal terus menerus, untuk itu dibutuhkan beberapa kata kata motivasi belajar yang dapat membantu kita menjadi lebih semangat. Dengan belajar, maka akan membuat kita semakin pintar dan tidak akan rugi sama sekali. Semakin banyak hal yang kita pelajari maka semakin banyak pula wawasan kita yang dapatkan.

Salah satu hal yang dilakukan untuk menambah wawasan adalah dengan membaca. Selain pekerjaan yang bisa dikatakan merupakan pekerjaan menambah wawasan ini merupakan salah satu hal pembelajaran paling sederhana dan dapat dilakukan oleh banyak orang, dari usia muda hingga lansia.

Nah, untuk menambah motivasi kita dala belajar di bawah ini ada beberapa kata kata motivasi belajar yang bisa anda simak dan terapkan ketika mengalami kebosanan atau kurang semangat ketika belajar.

“Orang tua kerja untuk menghidupi anaknya, anaknya sekolah agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak di kemudian hari. Dengan belajar dan mendapatkan nilai baik adalah cara jitu pelajar untuk membahagiakan orang tuanya.”

“Belajar adalah investasi berharga untuk masa depan dan tidak seperti harta yang suatu saat bisa habis.”

“Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.”

“Belajar butuh kesabaran. Hilangkan rasa ingin cepat-cepat menguasai materi. Belajar selalu butuh proses yang tidak sebentar.”

“Tujuan sekolah bukan hanya sekadar mendapatkan ijazah. Ilmu yang terpenting yang harus didapat. Percuma dapat ijazah tapi sedikit ilmu yang didapat dari sekolah.”
 “Tidak ada mata pelajaran yang sulit, kecuali kemalasan akan mempelajari mata pelajaran tersebut.”

“Jika kamu ingin menikmati hidup ini dengan kesuksesan maka kamu harus bebas dari kekhawatiran, kebimbangan dan perasaan takut jika mengalami kegagalan dan selalu belajar untuk meraih kesuksesan itu.”

“Lebih baik belajar sedikit demi sedikit tapi rutin, daripada belajar satu buku tapi langsung sekaligus semalaman.”

“Banyak yang ingin mendapatkan nilai yang bagus tapi malas belajar padahal tujuan sekolah adalah untuk menuntut ilmu, bukan untuk sekadar mendapatkan nilai bagus dan ijazah.”

“Untuk apa mendapatkan nilai ulangan yang bagus kalau hanya hasil menyontek. Lebih baik mengerjakan dengan hasil usaha sendiri, meskipun hasilnya jelek, tapi palingkata

Sepuluh Cara Agar Semangat Dalam Belajar

1. Pilihlah  Waktu Belajar  Yang Tepat

Waktu belajar yang paling pas adalah pada saat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar yang sama. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.

2. Bangun Suasana Belajar Yang Nyaman

Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.

3. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari

Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis

4. Mencatat Pokok-Pokok Pelajaran

Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

5. Membaca Adalah Kunci Belajar

Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita

6. Belajar Itu Memahami Bukan Sekedar Menghapal

Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

7. Hapalkan Kata-Kata Kunci Kadang

, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu

8. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari

Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis

9. Latih Sendiri Kemampuan Kita

Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru

10. Sediakan Waktu Untuk Istirahat

Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru. Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham. okeh selamat mencoba yah guys  sukses 🙂
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ryanpermana/sepuluh-cara-agar-semangat-dalam-belajar_551814c7a333114607b66386

pengaruh media elektronik terhadap perkembangan anak

Globalisasi dan perkembangan kemajuan teknologi informasi sudah pasti akan terus terjadi. Salah satu dampak dari kemajuan teknologi adalah semakin beragamnya produk-produk elektronik yang baru yang kian lama kian terjangkau oleh masyarakat terutama untuk menengah ke atas. Bahkan ke depannya akan semakin meluas untuk semua lapisan masyarakat.

 

Dulu sebagian dari kita sangat asing dengan komputer, laptop atau hp. Sekarang banyak diantara kita yang memilikinya dan sebagian lagi sudah beberapa kali berganti HP. Ketika kita perhatikan lingkungan sekitar, tidak jarang anak-anak pra sekolah dan murid SD yang sudah familiar bahkan lihai memainkan berbagai aplikasi yang ada. Ini berarti ada dampak sosial yang terjadi dalam masyarakat dari perkembangan media elektronik yang terjadi. Belum lama ini penulis bertemu dengan seorang pakar/konsultan IT dan beliau memprediksi bahwa dalam waktu yang tak lama lagi (2-4 tahun kedepan) harga I-Pad dan android akan juga terjangkau untuk lapisan menengah, itu berarti harga HP dengan spesifikasi yang canggih pun akan ikut merosot drastis sehingga akan semakin terjangkau pula.

 

Kalau kita bicara tentang pengaruh media elektronik terhadap perkembangan anak, tentu kita perlu bijaksana dalam memaknainya. Pengaruh adalah kata yang netral, yang berarti bisa baik dan bisa juga buruk. Demikian juga dengan pengaruh media elektronik, tentu ada dampak baik dan buruk terhadap perkembangan anak-anak kita.

 

Banyak jenis media elektronik yang bisa jadi alternatif sebagai media edukasi karena mereka lebih menarik, terdapat stimulasi audio dan visual yang mampu memberikan gambaran nyata, lebih kongkrit sehingga lebih mudah dipahami anak. Selain hal-hal positif tadi, artikel ini sengaja saya tulis dengan penekanan pada pengaruh buruk apa saja yang perlu diantisipasi oleh para orangtua.

 

Media elektronik yang paling populer dan paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat kita adalah TV. Sekarang jumlah stasiun TV makin banyak, jenis tayangan makin beragam. Namun sayangnya stasiun TV nasional sangat berpihak pada kepentingan bisnis dan politik, jenis tayangan sangat dominan pada unsur hiburan dan informasi yang sangat jauh dari unsur edukasi. Jangan harap kita mendapatkan tayangan yang benar-benar edukatif untuk anak-anak tanpa terkontaminasi dari iklan, kekerasan (fisik maupun verbal), serta pornografi. Sebagian besar masyarakat kita entah karena tidak paham atau memang tidak peduli akhirnya ‘membiarkan’ anak-anaknya menonton film kartun yang tidak edukatif, sinetron/telenovela, serta jenis tayangan lain yang jauh dari ideal.

 

Apakah sebenarnya anak tidak boleh nonton TV? Ada ahli yang menyatakan bahwa untuk anak usia 0 – 2 tahun memang paling aman tidak mengkonsumsi semua jenis media elektronik jenis screen/layar (termasuk VCD), meskipun jenis programnya edukatif sekalipun. Pertimbangannya adalah sebagian besar media elektronik (terutama TV) memiliki radiasi magnet dan listrik  yang besarnya diluar ambang batas yang ditentukan oleh WHO dan ini sangat tidak aman (untuk semua level usia, apalagi untuk anak-anak). Selain itu anak-anak pada masa itu belum punya ketrampilan berkomunikasi yang baik untuk diajak berdiskusi tentang hal-hal yang diperlukan sehingga screening input akan sulit terjadi. Berkaitan dengan hal ini hanya sebagian kecil orangtua yang benar-benar bisa menerapkannya, tentu saja mereka adalah orangtua yang sangat paham, peduli dan dapat bersikap firm atau tegas dan disiplin.

 

Beberapa fakta yang perlu kita pahami berkaitan dengan TV adalah kebanyakan acara TV meletakkan belahan otak kiri & kanan ke dalam gelombang alpha (slow wave of inactivity) yang akan mempengaruhi fungsi, merusak keseimbangan dan interaksi antara belahan otak kiri & kanan. Sumber cahaya yang berpendar dan bergetar diduga ada kaitannya dengan meningkatnya aktivitas gelombang alpha tersebut (Johnson, 2000). Intensitas kebisingan berpengaruh terhadap memori jangka pendek, kemampuan membaca dan konsentrasi (Bhinnety, dkk., 1997; Cohen dkk, 1973, Moran dan Loeb dalam Saez & Stephens, 1986). Gambar-gambar di layar monitor berubah cepat tiap 2-3 detik sampai 5-6 detik, sehingga otak tidak sempat memproses gambar secara baik. Tayangan yang tersaji mengandung 5 komponen stimulus: gambar, warna, suara, gerakan dan cahaya. Hal inilah yang dapat berdampak juga pada gangguan pemusatan perhatian.

 

Beberapa pengaruh lain yang perlu diantisipasi adalah: dampak terhadap konsumerisme dan hal ini sudah terbukti sangat kuat. Produk-produk untuk anak yang laku di pasaran adalah yang intensitas iklannya sering muncul di TV. Siapa konsumennya, kita bisa menanyakan pada diri kita sendiri tentunya.

 

Sebagian orangtua, entah sadar atau tidak menjadikan media elektronik ini sebagai bentuk ‘pengalihan pengasuhan’. Orangtua akan merasa tidak perlu repot-repot mendampingi dan mengasuh anaknya karena anak-anak sudah ‘asyik’ sendiri dengan bermain game atau menonton TV.

 

Untuk beberapa jenis tayangan TV yang memiliki unsur kekerasan dan pornografi, sudah tentu akan jadi model yang tidak sehat dan dapat dipastikan berpengaruh pada munculnya perilaku-perilaku agresif dan misbehave yang lain. Ada teori yang bilang bahwa perilaku negatif akan ditiru anak 200% nya. Nah lhooo….

 

Hal lain yang tidak kalah mengkhawatirkan adalah bahwa main game maupun menonton TV ini menyita waktu dan dapat membuat anak kecanduan. Kalau ini terjadi, dampak terhadap rendahnya ketrampilan sosial akan semakin besar. Main game atau menonton juga memungkinkan terjadinya ‘toleransi dosis’, maksudnya anak makin lama makin membutuhkan waktu yang lebih lama yang seharusnya waktunya bisa dia gunakan untuk bersosialisasi. Anak akan cenderung berkembang menjadi orang dewasa yang cenderung individualis, memiliki interpersonal skill yang rendah, kurang peka terhadap orang lain. Sudah jelas hal ini akan mengurangi kesempatannya untuk dapat sukses dalam kehidupannya kelak.

 

Waaah, banyak ya ternyata yang perlu kita antisipasi berkaitan dengan pengaruh media elektronik terhadap perkembangan anak. Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan sebagai orangtua? Prinsip ‘You Go First!’ adalah yang paling efektif dilakukan. Maksudnya kita orangtua adalah sebagai model yang harus melakukan dan memberi contoh duluan. Jadi kalau kita ingin anak tidak mengkonsumsi tayangan dan permainan elektronik yang tidak aman dan tidak berkualitas, kitanya dulu yang harus melakukan dan member contoh langsung. Seperti halnya kalau kita ingin anak kita gemar membaca buku, ya kitanya dulu juga harus gemar baca juga, tapi bukan baca koran atau majalah infotainment lho yaaa….

 

PILIH tayangan yang memiliki isi yang AMAN dan EDUKATIF, dan DAMPINGI! Kita wajib tahu semua hal yang ada dalam isi tayangan tersebut, sehingga kita tahu persis kualitasnya. Dan ini juga jadi bekal kita sebagai orangtua untuk mengajak anak berdiskusi tentang apa saja yang diperlukan. Diskusi yang terjadi ini akan mempertahankan aspek sosial anak, karena interaksi dengan orang lain tetap terjadi, selain itu akan memperkaya pemahaman dan imajinasi anak. Lalu atur jumlah jam anak menonton TV/bermain video game dalam sehari. Akan lebih baik lagi jika ada batasan yang jelas tentang rentang waktu maksimal dalam sehari, misalnya dalam sehari anak boleh nonton/main vedio game maksimal 3 x 45 menit.

 

Dan yang terakhir, tetap miliki berbagai alternatif kegiatan lain yang lebih edukatif baik kegiatan bersama orangtua, anggota keluarga yang lain maupun bersama teman-temannya. Pada dasarnya kita semua sebagai orangtua punya potensi untuk menjadi hal yang lebih menarik buat anak-anak bila dibanding TV, VCD/DVD, maupun barang elektronik lain.

3 Cara Menumbuhkan motivasi belajar

minat-belajarApakah motivasi anda berkurang saat guru menunjukkan dirinya di depan pintu kelas. Merasa hari ini akan menjadi hari yang sangat melelahkan dan membosankan. Harus mengikuti pelajaran yang tidak disukai dan sulit untuk dipahami. Atau, anda berpikir lebih baik tidak sekolah. Bermain game atau menonton TV di rumah. Janganlah ya hehehehe

Apakah anda pernah atau sedang mengalami masalah seperti yang saya ceritakan di atas?

Jika ia, maka tulisan ini sangat cocok untuk anda. Anda akan mendapatkan cara untuk meningkatkan motivasi belajar anda. Meskipun begitu, agar motivasi ini bisa bertahan untuk jangka waktu yang lama, maka anda perlu melakukan beberapa tindakan nyata secara konsisten.

Yang semakin hari akan semakin menguatkan motivasi belajar anda. Mari kita bahas 3 cara menumbuhkan motivasi belajar untuk pelajar ;

1. Memiliki Impian

Apakah anda memiliki impian? Impian yang benar-benar ingin anda capai, alami dan harapkan sejak dulu. Impian yang akan mengubah kehidupan anda menjadi lebih baik di masa depan. Pastinya setelah menyelesaikan tugas wajib anda di bangku sekolah 😀

Pelajar yang memiliki impian akan lebih termotivasi untuk belajar daripada pelajar yang tidak memiliki impian. Pastinya karena ada pendorong untuk mereka terus bertindak.

Jadikanlah impian menjadi sumber motivasi anda untuk belajar. Meskipun terkadang yang dipelajari di sekolah tidak akan selamanya bisa membantu seseorang untuk mencapai impian mereka.

Tolong, kondisi seperti ini jangan anda permasalahkan. Karena kita tidak bisa mengubah sistem pendidikan yang telah ada sejak dulu. Lebih baik memfokuskan energi dan perhatian untuk mengembangkan diri dengan belajar skill-skill tertentu yang akan membantu anda mencapai tujuan anda di masa depan.

Dengan fokus pada impian anda, maka dengan sendirinya anda akan lebih termotivasi saat belajar di sekolah.

2. Menguasai Skill Belajar

Ingin memiliki waktu bermain yang lebih panjang dari biasanya tanpa harus pusing mikirin pelajaran sekolah dan prestasi belajar anda terus meningakat?

Pastinya semua pelajar akan berkata “YA.” Siapa sih yang tidak mau bermain. Apalagi pelajar. Usia mereka yang masih muda membuat mereka lebih tertarik untuk bermain daripada belajar atau bekerja.

Tidak terkecuali juga degan mereka yang telah bekerja dan para orangtua. Hanya saja bentuk permainanya yang berbeda. Tapi, tetap saja, setiap orang mau bermain dan have fun.

“Emang bisa?”

Pastinya bisa, jika anda memiliki cara atau strategi belajar yang tepat. Untuk sukses dibidang apapun, pasti ada cara atau strategi yang tepat untuk mewujudkannya. Begitu juga dengan belajar. Apakah anda memiliki strategi atau cara belajar yang tepat?

Jika ia, motivasi belajar bukanlah satu masalah berarti untuk anda. Bahkan sebaliknya, orang yang motivasinya naik turun karena tidak memiliki cara belajar yang tepat. Mengumpulkan beberapa pengalaman yang tidak menyenangkan di sekolah yang membuat mereka malah malas belajar dan sekolah.

Cara atau strategi belajar yang sangat saya sarankan untuk anda kuasai adalah bacakilat for student. Cara kerja bacakilat yang unik membuat seorang belajar lebih cepat, memahami pelajaran dengan lebih mudah dan menghemat waktu mereka dalam belajar. Informasi lebih mendalam bisa anda klik di sini.

Apa yang mereka dapatkan saat bisa memahami materi dengan lebih mudah, prestasi belajar mereka pasti akan meningkat. Ada alumni bacakilat for student yang tadinya selalu mendapat peringkat terakhir di kelasnya.

Dengan menggunakan teknik belajar bacakilat for student, peringkatnya malah bergerak maju ke depan dengan lebih cepat dan sering kali di luar dugaan. Bahkan banyak dari mereka memiliki waktu bermain yang lebih banyak.

3. Cara Pandang yang Benar akan Sekolah

Banyak pelajar yang malas karena cara pandang mereka yang salah tentang belajar dan sekolah itu sendiri. Pelajar yang memandang sekolah sebagai satu tempat yang membosankan pasti akan malas untuk belajar.

Lain halnya jika mereka merasa sekolah atau belajar sebagai tempat untuk mengelurakan dan mengembangkan potensi diri yang mereka miliki. Tempat yang akan menghantaran mereka ke impian mereka di masa depan.

Coba lihat ke dalam diri anda sendiri. Menurut anda sekolah dan belajar itu seperti apa? Apakah temat atau sesuatu yang membosankan atau media yang akan menghantarkan anda ke impian anda.

Jika jawaban yang anda dapatkan terasa tidak nyaman, apapun jawaban anda, maka yang anda yakini harus segera diatasi. Jika tidak, anda akan tetap menilai negatif belajar dan sekolah. Ini akan menghambat anda untuk lebih berprestasi.

4. Relevansi Pelajaran dengan Kehidupan

Poin ini akan menjadi tugas wajib anda. Motivasi belajar akan meningkat secara drastis ketika mengetahui relevansi antara meteri pelajaran dengan kehidupan nyata. Semakin relevan materi pelajaran dengan diri sendiri dan kehidupan nyata, motivasi belajar akan meningkat dengan sendirinya.

Masalahnya, banyak pelajar tidak mengetahui hubungan antara materi pelajaran dengan kehidupan sendiri dan kehidupan nyata. Akibatnya, mereka menjadi malas belajar. Karena merasa yang dipelajari tidak begitu penting.

Perasaan penting inilah yang membuat seseorang ingin mengetahui lebih dalam tentang apa yang mereka pelajari.

Jadi, apa relevansi atau hubungan yang anda pelajari di sekolah dengan kehidupan anda?

Tanyakan terus pertanyaan ini. Lihat seberapa besar motivasi belajar anda meningkat saat belajar.

Inilah 4 cara yang perlu anda lakukan untuk menumbuhkan motivasi anda setiap harinya. Selamat mencoba dan saya sangat ingin mendengar masukan dan cerita anda dari penerapan tulisan di atas.